News Mamuju – Kebakaran Pesantren Hidayatullah Mamuju menghanguskan gedung pendidikan yang berada di kawasan Pasar Baru, Minggu siang, 19 April 2026. Peristiwa ini mengejutkan warga sekitar karena api dengan cepat membesar dan melalap sebagian bangunan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/ponpes-hidayatullah-di-Mamuju-terbakar.jpg)
Kebakaran Pesantren Hidayatullah terjadi di kompleks TPA-TK-KB Yayasan Pendidikan Cerdas Mandiri Alfurqan. Api pertama kali terlihat dari salah satu bagian gedung, kemudian menyebar dengan cepat akibat material bangunan yang mudah terbakar. Warga sekitar segera berupaya membantu sebelum petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi.
Baca Juga : Remaja Tewas Usai Motor Tabrakan di Mamuju
Petugas pemadam kebakaran langsung melakukan upaya pemadaman untuk mencegah api merembet ke bangunan lain di sekitar pesantren. Proses pemadaman berlangsung intens karena kobaran api cukup besar. Aparat juga mengamankan area sekitar untuk menghindari risiko bagi warga.
Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Petugas kepolisian dan instansi terkait mengumpulkan keterangan saksi serta melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian. Mereka berupaya memastikan sumber api agar kejadian serupa dapat dicegah di masa depan.
Kebakaran Pesantren Hidayatullah menimbulkan kerugian material yang cukup besar. Beberapa fasilitas pendidikan mengalami kerusakan parah akibat insiden ini. Meski demikian, laporan awal belum menyebutkan adanya korban jiwa.
Pihak pengelola pesantren bersama pemerintah daerah mulai melakukan pendataan kerusakan dan merencanakan langkah pemulihan. Bantuan dari berbagai pihak diharapkan dapat mempercepat proses perbaikan fasilitas pendidikan yang terdampak.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di lingkungan pendidikan. Masyarakat diimbau untuk selalu memperhatikan aspek keselamatan guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang.









