, ,

Dana Transfer Berkurang, Dinkes Sulbar Siap Lakukan Penyesuaian Anggaran: Sektor Kesehatan Tetap Jadi Perhatian Utama

by -1029 Views

News Mamuju – Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat (Dinkes Sulbar) memastikan akan melakukan penyesuaian anggaran tahun 2026 seiring adanya pengurangan dana transfer dari pemerintah pusat. Meski begitu, sektor kesehatan dipastikan tetap menjadi prioritas utama agar pelayanan masyarakat tidak terganggu.

Dinkes Sulbar Gelar Rapat Pemenuhan Bukti Dukung MCP KPK - Dinas Kesehatan  Provinsi Sulawesi Barat
Dana Transfer Berkurang, Dinkes Sulbar Siap Lakukan Penyesuaian Anggaran: Sektor Kesehatan Tetap Jadi Perhatian Utama

Kepala Dinkes Sulbar menyampaikan bahwa pengurangan dana transfer tentu berdampak pada perencanaan program, namun pihaknya siap beradaptasi dengan kondisi tersebut.

Baca Juga : Gubernur Sulbar Beri SK 39 PPPK dengan Pesan: Yang Malas Tidak Kita Akomodasi

“Pengurangan dana memang cukup berpengaruh, tetapi kami akan menata ulang skala prioritas agar layanan kesehatan masyarakat tetap terjaga,” ujarnya.

Fokus pada Program Prioritas

Dinkes Sulbar akan menitikberatkan anggaran pada program yang langsung bersentuhan dengan masyarakat. Beberapa di antaranya adalah pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) kesehatan, layanan kesehatan ibu dan anak, penanganan stunting, serta peningkatan akses layanan di daerah terpencil.

Selain itu, program pencegahan penyakit menular dan penguatan layanan berbasis digital juga menjadi perhatian agar distribusi layanan semakin merata.

Strategi Efisiensi Anggaran

Menghadapi keterbatasan anggaran, Dinkes Sulbar menyiapkan langkah efisiensi dengan cara memperkuat sinergi lintas sektor, memaksimalkan penggunaan teknologi, dan memperketat pengawasan penggunaan dana.

“Kami tidak ingin ada program penting yang terhenti. Justru kondisi ini menjadi momentum untuk meningkatkan efisiensi dan memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak,” tambahnya.

Komitmen Layani Masyarakat

Meski menghadapi tantangan anggaran, Dinkes Sulbar menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir. Pelayanan kesehatan dasar tetap dijalankan secara optimal, khususnya bagi kelompok rentan seperti ibu hamil, anak-anak, dan masyarakat di wilayah perdesaan.

Pemerintah provinsi juga mendorong keterlibatan kabupaten/kota untuk bersama-sama memastikan layanan kesehatan berjalan sesuai target.

Harapan ke Depan

Pengurangan dana transfer menjadi tantangan, tetapi juga peluang bagi pemerintah daerah untuk lebih inovatif dalam mengelola anggaran. Dinkes Sulbar optimis dengan perencanaan matang dan kerja sama lintas sektor, pelayanan kesehatan di Sulawesi Barat tetap terjamin.

“Apapun kondisinya, sektor kesehatan tidak boleh ditinggalkan. Kami akan memastikan masyarakat tetap mendapatkan haknya atas layanan kesehatan,” tutup Kepala Dinkes Sulbar.

telkomsel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.