News Mamuju – Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kabupaten Mamuju resmi mengukuhkan Pengurus Bulutangkis (PB) RSUD Sulbar, Selasa (22/10/2025). Acara pengukuhan berlangsung di aula RSUD Sulbar dan dihadiri oleh sejumlah pejabat rumah sakit, perwakilan PBSI Mamuju, serta para tenaga kesehatan yang tergabung sebagai anggota klub.

Ketua PBSI Mamuju, Abdullah Hidayat, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada pihak rumah sakit yang telah mendukung pembentukan PB RSUD Sulbar sebagai wadah olahraga bagi tenaga medis. “Kami menyambut baik kehadiran PB RSUD Sulbar. Ini bukti bahwa olahraga, khususnya bulutangkis, bisa menjadi sarana mempererat solidaritas dan menjaga kesehatan di lingkungan kerja,” ujarnya.
Baca Juga :Siswa MTs di Kalukku Diduga Keracunan Makanan, Dinkes Mamuju Duga Ada Kontaminasi di Dapur Sekolah
Anggota Didominasi Tenaga Medis
PB RSUD Sulbar memiliki keunikan tersendiri karena anggotanya terdiri dari berbagai kalangan tenaga kesehatan, mulai dari perawat, dokter umum, hingga dokter spesialis. Klub ini terbentuk atas inisiatif internal pegawai rumah sakit yang ingin menjadikan olahraga bulutangkis sebagai kegiatan rutin untuk menjaga kebugaran dan mempererat hubungan antarpegawai.
Ketua PB RSUD Sulbar yang baru dikukuhkan, dr. Ahmad Rifai, menyampaikan terima kasih atas dukungan PBSI Mamuju. Ia menegaskan bahwa klub ini tidak hanya fokus pada kegiatan olahraga, tetapi juga berperan dalam membangun semangat kebersamaan di lingkungan kerja. “Kami ingin PB ini menjadi wadah positif bagi seluruh tenaga kesehatan untuk melepas penat sekaligus memperkuat kerja sama tim,” katanya.
Selain latihan rutin, PB RSUD Sulbar juga berencana menggelar turnamen internal bulutangkis antarinstalasi rumah sakit sebagai ajang silaturahmi sekaligus penjaringan bakat.
Dorong Budaya Sehat di Lingkungan Rumah Sakit
Direktur RSUD Sulbar, dr. Nurhayati, turut mengapresiasi langkah PBSI Mamuju dan pengurus klub yang baru dikukuhkan. Menurutnya, pembentukan PB RSUD Sulbar merupakan langkah penting dalam mendorong budaya hidup sehat di kalangan tenaga kesehatan.
“Kami ingin para pegawai tetap sehat dan bugar, karena pelayanan maksimal kepada pasien berawal dari tubuh dan pikiran yang sehat,” ungkapnya. Ia juga berkomitmen mendukung fasilitas latihan dan kegiatan olahraga lainnya di lingkungan rumah sakit.
Harapan PBSI: Lahir Atlet Berprestasi
Sementara itu, PBSI Mamuju berharap PB RSUD Sulbar bisa menjadi salah satu wadah pembinaan atlet potensial dari kalangan tenaga kesehatan. “Kami membuka peluang bagi siapa pun yang memiliki bakat untuk ikut berkompetisi di tingkat daerah. Siapa tahu, dari rumah sakit ini lahir atlet yang bisa membawa nama baik Mamuju,” tutur Abdullah.
Acara pengukuhan ditutup dengan simbolis penyerahan raket dan jersey klub kepada pengurus PB RSUD Sulbar sebagai tanda dimulainya kegiatan resmi klub di bawah binaan PBSI Mamuju.









